Istilah Pragmatis dan Transaksional

Istilah pragmatis dan transaksional sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti filsafat, politik, bisnis, atau hubungan sosial.

Berikut penjelasan singkat dan relevan berdasarkan konteks umum:

1. Pragmatis:

- Berfokus pada hasil praktis dan solusi yang efektif, bukan pada teori atau ideologi kaku.

- Seseorang yang pragmatis cenderung memilih tindakan berdasarkan apa yang realistis, efisien, dan dapat dicapai dalam situasi tertentu.

- Contoh: Dalam politik, pendekatan pragmatis mungkin mengutamakan kompromi untuk mencapai tujuan daripada mempertahankan prinsip yang sulit direalisasikan.

2. Transaksional:- Mengacu pada hubungan atau tindakan yang didasarkan pada pertukaran kepentingan, biasanya bersifat saling menguntungkan.

- Dalam konteks kepemimpinan atau bisnis, pendekatan transaksional berfokus pada imbalan dan hukuman untuk mencapai tujuan (misalnya, bonus untuk kinerja baik).

- Contoh: Dalam negosiasi, hubungan transaksional terjadi ketika kedua pihak sepakat untuk saling memberikan sesuatu demi keuntungan masing-masing.

Hubungan keduanya:

- Pragmatis sering kali menjadi dasar pendekatan transaksional, karena keduanya menekankan efisiensi dan hasil nyata.

- Misalnya, seorang pemimpin pragmatis mungkin menggunakan pendekatan transaksional untuk memotivasi tim dengan imbalan yang jelas.

0 Response to "Istilah Pragmatis dan Transaksional"

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar Dengan Bijak